Apa Itu PCD pada Velg?

Apa Itu PCD pada Velg? Dalam dunia otomotif ada yang namanya PCD velg. Namun, mungkin Kamu sebagai pemilik kendaraan pun belum memahami betul apa itu PCD pada velg.

Nah, supaya pemahaman Kamu tentang hal tersebut, silahkan simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian PCD Velg

PCD merupakan singkatan dari “Pitch Circle Diameter“. Dari kepanjangannya kita bisa mengetahui bahwa PCD adalah jarak antara suatu lubang baut velg dengan lubang lainnya yang terletak pada satu garis lurus.

PCD memiliki peranan yang begitu penting bagi sebuah mobil. Oleh karena itu, ukurannya harus benar-benar sesuai ketika hendak membeli velg.

Hal tersebut harus kamu lakukan agar PCD sesuai, sehingga kendaraan akan terasa nyaman saat kita gunakan.

Mau sebagus apapun tampilan dan kekuatan sebuah velg, jika tidak sesuai dengan ukuran PCD-nya pasti tidak akan nyaman ketika kita kendarai.

Selain itu, efek lain karena tidak sesuai dalam memilih PCD, Velg tidak akan bisa terpasang dengan sempurna dan dapat mengganggu fungsinya.

Akan tetapi, jika terpaksa menggunakan ukuran yang tidak cocok, kita bisa mengakalinya dengan penggunaan adaptor.

Dengan demikian, velg akan tetap aman dan nyaman meskipun sebenarnya tidak cocok dengan PCDnya. Namun, untuk melakukan hal tersebut harus memakai jasa yang ahli supaya hasilnya memuaskan.

Cara Mengukur PCD Velg

PCD pada Velg

Sebagaimana yang telah Kamu ketahui, PCD dan velg merupakan dua komponen mobil yang sangat penting dan harus memiliki kecocokan.

PCD memiliki ukuran yang sangat banyak macamnya. Ukuran PCD mobil satu dengan yang lainnya pun juga berbeda-beda. Misalnya saja ukuran PCD mobil Toyota, tentu akan berbeda dengan PCD milik mobil Isuzu MU-X.

Dalam pengukuran PCD, Kamu harus memperhatikan beberapa hal. Contohnya seperti jumlah lubang baut dan diameter lingkaran keseluruhan baut velg.

Satuan ukuran dalam PCD ini menggunakan milimeter (mm). Dalam menghitung jumlah lubangnya sendiri tidak perlu keahlian khusus.

Kamu hanya perlu menghitung seluruh lubang yang ada pada velg. Rata-rata jumlah lubang pada mobil biasanya 4, 5, 6 dan 8.

Sedangkan, untuk mengukur diameter velg, diperlukan keahlian khusus karena bentuk lingkaran tidak dapat dilihat secara jelas.

Cara mengukur PCDnya adalah dengan menarik satu garis lurus di antara dua lubang yang jaraknya paling jauh dengan satuan milimeter.

Garis lurus tersebut nantinya akan diukur berapa panjangnya dan itulah yang akan digunakan sebagai ukuran diameter lingkaran lubang (PCD).

Ukuran lubang yang paling mudah dihitung diameternya biasanya adalah velg yang memiliki lubang baut berjumlah 4 dan 6.

Nah, jika pada praktek pengukuran PCD velg Kamu mengalami kesulitan, silahkan bawa saja ke bengkel atau toko velg untuk meminta bantuan.

Cara Mengganti PCD

Bagi Kamu yang senang mengotak-atik mobil, pasti pernah memiliki keinginan untuk mengganti PCD pada velg.

Penggantian tersebut biasanya karena ingin memberikan tampilan yang berbeda pada mobil Anda. Namun, perlu Kamu ketahui bahwa penggantian PCD sebenarnya tidak disarankan.

Terlebih lagi jika kamu adalah orang yang kurang ahli dalam bidang otomotif.

Dampak yang akan timbul pastinya juga bisa sangat fatal. Hal tersebut bahkan memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan keselamatan penumpang.

Jadi, bilamana memang hendak mengganti PCD sebaiknya bawa ke bengkel atau menyewa tenaga profesional.

Saat ukuran PCD dan velg tidak cocok, sudah pasti kenyamanan dalam berkendara akan terganggu. Selain itu, keselamatan dalam berkendara juga akan terancam.

Oleh karena itu, jika memang penggunaanya tidak terlalu penting, akan lebih baik jika membiarkannya sesuai dengan bawaannya.

Jika pun ada sebab yang memaksa kita untuk mengganti PCD, perhitungkan hal ini dengan baik. Bawa ke bengkel dan pilih tenaga yang sudah profesional di bidangnya dalam penggantian, agar kendaraan tetap aman dan nyaman.

Nah, dari penjelasan tersebut, apakah Kamu sudah lebih paham dengan apa itu pcd pada velg? Sebenarnya komponen ini tidak banyak mendapat perhatian khusus dari para pemilik kendaraan roda 4.

Namun, karena fungsinya sangat penting, komponen tersebut harus kita perhatikan dengan baik. Jika ada pertanyaan silahkan lampirkan dalam kolom komentar ya, terimakasih.

Tinggalkan komentar