Cara Cas Aki Kering Dengan Mudah dan Cepat!

Cara Cas Aki Kering  –  Pada kendaraan bermotor, ada dua jenis aki yang biasa digunakan, yakni aki basah dan aki kering.

Keduanya memiliki masa pakai tertentu, meskipun aki kering jauh lebih lama masa penggunaannya. Nah, jika aki kering habis, maka Kamu harus mengisi dayanya dengan cara cas aki kering yang benar.

Cara untuk mengisi ulang daya pada aki cukup mudah. Hal ini dapat dilakukan dengan bantuan alat pengisi daya.

Aki juga memanfaatkan arus listrik di dalamnya, sehingga beberapa hal perlu diperhatikan dalam pengisiannya.

Berikut sedikit ulasan mengenai cara charger aki kering dengan baik.

Mengapa Aki Perlu Dicas?

Sebelumnya, Kamu perlu tahu mengapa aki kering perlu di charge. Padahal, jika aki habis, cara praktis agar komponen motor atau mobil dapat bekerja kembali adalah dengan mengganti aki kering. Penggantian aki ini dapat dilakukan jika aki sudah dirasa uzur dan tidak bisa digunakan lagi.

Sebelum melakukan penggantian, alangkah baiknya Kamu mengenal seputar aki kering lebih jauh terlebih dulu. Aki kering memang memiliki masa aktif pakai.

Dalam hal ini, jangka waktu pemakaiannya pun lebih lama jika kita bandingkan dengan aki basah. Adanya batas masa pakai inilah yang menyebabkan aki perlu kita charge.

Pengisian daya atau cas aki kering dapat menambah usia pakai aki. Meskipun tidak bisa bertahan selamanya, namun jangka waktu aki yang kita charge bisa bertahan sedikit lebih lama dari yang seharusnya. Selain untuk menghemat pemakaian aki, charge aki dapat membantu Kamu untuk menghemat pengeluaran.

Kamu tak perlu terlalu sering membeli aki kering baru jika mampu mengisi dayanya dengan benar, karena aki tersebut masih bisa kita gunakan beberapa waktu ke depan.

Selain menghemat finansial, cara ini bisa kita lakukan untuk mendaur ulang aki yang masih layak pakai.

Cara Cas Aki Kering

Dalam hal ini, Kamu perlu memperhatikan langkah-langkah cas aki dengan baik, agar pengisian tidak menimbulkan kerusakan.

Beberapa cara cas aki kering yang bisa Kamu terapkan adalah sebagai berikut.

1. Melepaskan Aki Kering Dari Motor Atau Mobil

Langkah pertama yang wajib kamu lakukan tentu adalah melepas komponen aki kering ini dari mobil atau motor.

Jika sudah terpisah, maka aki akan lebih fleksibel untuk Kamu isi daya. Aki yang tetap berada dalam mobil atau motor, pengisian dayanya akan sulit dan tidak akan optimal.

2. Memasangkan Kabel Kutub Dengan Benar

Setelah aki terlepas dari bagian kendaraan, langkah yang perlu Kamu lakukan adalah memasangkan kabel kutub antara charger dengan aki.

Sebelumnya, Kamu perlu memperhatikan terlebih dulu mana kutub positif maupun negatif yang tertera pada keduanya.

Aki kering adalah komponen kendaraan yang memanfaatkan arus listrik untuk menjalankan langkah kerjanya.

Hal tersebut juga berlaku dalam proses charging aki. Pastikan arus listrik dapat mengalir dengan pemasangan kutub yang berlawanan dengan benar.

3. Penyetelan Pada Charger Aki

Charger aki memiliki kengkapan yang bisa kita sesuaikan. Manfaatkan sistem penyetelan pengisian ini agar aki dapat terisi dengan baik.

Aki perlu terisi dengan daya yang sesuai dan stabil, agar tidak meledak. Setelah tersetel dengan baik, Kamu hanya perlu untuk menunggunya hingga terisi penuh.

Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Agar Cas Aki Tetap Aman

Pada dasarnya, cara cas aki kering dapat kita lakukan dengan mudah. Namun, jangan sembrono dalam melakukan pengisian daya ini, agar prosesnya tetap berjalan dengan baik.

Kamu perlu memperhatikan beberapa hal penting agar proses cas aki kering tetap aman.

Hal pertama yang harus Kamu perhatikan adalah pastikan untuk memilih charger aki yang telah sesuai standar. Hal ini akan membuat pengisian menjadi lebih aman dan terkendali.

Selain itu, Kamu perlu memilih jenis charger yang autocut. Jenis charger auto cut sangat sesuai untuk mengantisipasi waktu charge terlalu lama, sehingga pembuangan daya bisa berjalan secara otomatis.

Hal ini akan menghindarkan aki kering dari kelebihan daya ketika Kamu lupa melepaskan chargernya.

Cas aki kering memang dapat dilakukan untuk mendaur ulang aki yang masih layak pakai. Akan tetapi, jangan melakukannya terlalu sering pada aki yang sama.

Akan ada saatnya dimana aki tetap harus diganti dengan yang baru, agar performa mesin kendaraan juga dapat lebih maksimal.

Tinggalkan komentar